Rabu, 16 September 2009


W e l c o m e !

Buat kamu fans beratnya barbie and princess disini deh tempat yang tepat.Disini kamu bisa dapatin informasi terbaru mengenai barbie and princess.Selain itu kamu juga bisa dapatin resep- resep makanan and minuman, baca cerpen dll.So, ikuti terus ya !!




Grilled Salmon Rainbow Sauce
Bahan :
Sauce merah :
1 buah Paprika merah diblender
1 1/2 sdt Cuka balsamico
1 sdm Minyak goreng
1/2 sdt Gula
1/4 sdt Garam
Sauce kuning :
1 buah Paprika kuning diblender
1 sdt Cuka balsamico
1 sdm Minyak goreng
1/2 sdt Gula
1/4 sdt Garam
Sauce ungu :
75 gram Beetroot diblender lalu diperas diambil airnya
1 sdt Cuka balsamico
1 sdm Minyak goreng
1/2 sdt Gula
1/4 sdt Garam
Sauce hijau :





2 genggam Daun kemangi yang sudah dipetik
2 siung Bawang putih
50 gram Kacang mede
1 sdm Parmesan cheese
5 sdm Minyak goreng
1/2 sdt Gula
1/2 sdt Garam
50 gram Keripik kentang/keripik jagung
400 gram Salmon fillet (2 potong)
Cara membuat:
Campurkan masing-masing bahan saus dan aduk hingga rata lalu pisahkan menjadi 4 macam sauce.
Grill galmon dengan dioles margarine dan minyak goreng hingga berwarna kecoklatan.
Hidangkan 4 macam sauce diatas piring lalu letakkan kripik diatasnya dan terakhir letakkan salmon yang sudah digrilled.


Ayam Rica-ricaRudy
Bahan :
1 ekor ayam dipotong 16 bagian
2 batang sere di memarkan




6 buah bawang merah dirajang
1 lembar daun pandan
5 lembar daun jeruk
50 ml minyak goreng
150 ml air
1 buah jeruk nipis
Bumbu yang dihaluskan agak kasar:
12 buah cabe merah
10 buah cabe rawit merah
7 siung bawang putih
4 cm jahe Cara Membuat:
Tumis bawang merah, sere dan daun pandan hingga bawang kecoklatan. Masukkan bumbu yang dihaluskan dan daun jeruk, aduk hingga harum.
Kemudian masukkan ayam aduk hingga ayam berubah warnanya, tambahkan air, kecilkan api dan tutup. Diungkep hingga airnya agak mengering sambil sekali-sekali diaduk-aduk. Angkat.
Tambahkan air jeruk, aduk hingga rata.


Malbi Daging Sapi
Bahan:

500 g daging has dalam potong sebesar 2 jari
5 sdm kecap manis
2 sdm bawang goreng
1 sdm gula merah sisir
50 ml minyak goreng FILMA
350 ml air Bumbu yang dihaluskan:
5 siung bawang putih
3 cm jahe
1 sdt merica bulat



¼ buah biji pala
1 sdt garam
1 buah asam
Cara Membuat:
Campur semua bahan, terkecuali bawang goreng dan air hingga tercampur rata sambil diremasi.
Rebus air, masukkan campuran daging dan ditutup. Kecilkan api.
Masak hingga air berkurang, aduk-aduk hingga agak mengering. Angkat.

Kepiting Asam Pedas
Bahan :
3 ekor kepiting yang besar-besar
4 cm lengkoas dimemarkan
4 batang daun bawang dirajang
2 buah jeruk nipis diambil airnya
1 batang sereh
2 lembar daun jeruk


500 ml air
1 sdm kecap ikan
1 sdt garam
50 ml minyak goreng
Bumbu yang dihaluskan :
12 buah cabe merah
5 buah bawang merah
50 g kenari putih
Cara membuat :
Rebus kepiting, kemudian buka tempurungnya bersihkan insang dan potong menjadi 4 bagian
Rebus air masukkan bumbu yang dihaluskan kepiting dan garam
Tumis lengkoas, sereh dan daun jeruk dengan minyak goreng hingga harum kemudian masukkan kecap ikan dan daun bawang. Tumis sebentar, angkat.
Masukkan dalam rebusan kepiting, kecilkan api hingga bumbu menyerap
Sebelum diangkat masukkan air jeruk.


IKAN KUAH ASAMRudy Choiruddin
Bahan :
500 g ikan kakap/ikan kerapu dipotong menjadi 4 bagian3 sdm air asam1/2 sdm garam untuk melumuri3 sdm minyak goreng4 buah tomat dipotong 8 bagian4 lembar daun jeruk purut4 batang daun bawang dirajang 1 cm5 bauh cabe merah dibelah dan dibuang bijiya2 buah jeruk nipis diambil airnya1 genggam daun kemangi yang sudah dipetik daunnya2 sdt garam3 batang sereh diambil putihnya800 ml air


cara membuat :
lumuri ikan dengan minyak goreng, air asan dan 1/2 sdm garam hingga rata kemudian diamkan 20 menit dan bakar hingga 1/2 matang
panaskan air hingga mendidih, kemudian kecilkan api, masukkan ikan, tomat, daun jeruk, daun bawang, cabe merah, sereh dan garam, rebus hingga matang
sebelum diangkat, masukkan daun kemangi dan air jeruk hidangkan hangat-hangat





Cerpen


CERPEN 1:

Dodol Emak

TANPA mudik sebenarnya aku tetap ada. Sebab itu bukan karena aku ingin dikatakan ada, maka aku harus mudik. Tersebab aku punya keluarga di kampung kelahiran membuatku seakan wajib mudik setiap Idul Fitri. Terutama sekali hanya saat Idul Fitri aku bisa izin bekerja beberapa hari untuk memohon maaf, sungkem, dan mengharap wasilah dari orang tua—utamanya emak. Kata para tetua, restu ibu adalah pintu sukses bagi seorang anak. Jadi aku menampik anggapan bahwa mudiklah yang menjadikan aku tetap ada. Apakah jika aku tak mudik maka adaku tiada? Nanti dulu. Untuk apa aku memburu adaku dengan bermudik hingga berdesak-desakan di terminal, di bandara, ataupun di stasiun? Belum lagi harus antre berjam-jam di sana untuk mendapatkan tiket, lalu berpayah-payah lagi di perjalanan. Kalau aku menggunakan kendaraan pribadi, pengorbanan juga tak kecil. Apa untuk sekadar dikatakan ada, lalu aku mudik? Mudik bukan cuma perjalanan badan, melainkan spiritual untuk memeroleh berkah. Mudik sama artinya perjalanan silaturahim, ziarah hati dan ampunan. Tak bisa disamakan untuk mendapatkan tiket ada saja. Itulah mengapa aku selalu bersikeras mengajak istri dan ketiga anakku setiap jelang Idul Fitri. Bergantian mengunjungi keluarga: misalnya tahun ini ke rumah emak, tahun depan ke rumah keluarga istri. “Ibu adalah perahu untuk membawa anak ke dermaga kebahagiaan di dunia dan akhirat,” kata emak sewaktu aku masih lajang. Emak selalu mengamsalkan ibu sebagai perahu, dan anak-anak adalah penumpang. Perahu akan mengembangkan layarnya untuk membawa anak-anak sampai tujuan dengan selamat. Tanpa restu maka perahu tak akan melarung. Badai akan senantiasa menghalang. “Jangan coba-coba durhaka pada ibu, hidupmu tak akan selamat,” masih kata emak menasihatiku. Aku mengangguk. Tak pernah aku menampik setiap perkataan emak, karena aku meyakini ucapannya adalah kebenaran.Dan aku selalu menyempatkan mudik meski persiapanku amatlah terbatas atau malah tipis. Aku akan mengajak istriku dan anakku kembali ke pangkuan ibu pada saat Idul Fitri. Aku amat merindukan tutur kata dan belaian kasihnya setiap tahun. Di perantauan (mungkin setiap perantau) akan merasakan dahaga kasih sayang karena jauh dari ibu.“Jadi, mudik itu bukan semata tradisi ritual. Ia menjadi keharusan jika kita merasa dahaga pada orang tua atau keluarga,” ayah menambahkan. “Setiap perantau akan membawa kampung dalam dirinya. Kampung itu tak harus tempat kelahiran, tapi pangkuan orang tua.”Aku pun tak berani menepis ucapan ayah. Aku percaya betul, setiap kata yang meluncur dari bibirnya adalah juga kebenaran. Hanya saja bagaimana jika hidup di perantauan justru memprihatinkan sehingga tak mungkin akan bisa mudik, apakah wasilah ibu tak datang padanya?“Itu soal lain. Tentu seluruh keluarga akan maklum. Yang penting jangan sampai hanya karena ingin mudik ke orang tua akhirnya memaksakan diri, padahal sebenarnya tidak mampu. Itu salah besar!” ujar ayah. Aku diam.Selain ingin silaturahim dan sungkem pada emak ditambah lagi ingin mendapatkan restu emak agar aku sukses di perantauan, aku juga amat merindukan dodol buatan emak. Dodolnya enak sangat khas dan selalu diburu para tamu yang bertandang ke rumah kami.Emak selalu identik dengan dodol atau sebaliknya. Pasalnya, setiap Idul Fitri emak selalu membuat dodol yang amat banyak dan akan disajikan pada setiap tamu datang. Anehnya, yang dilirik pertama kali oleh para tamu adalah dodol Emak yang telah menjadi khas di rumah kami. Emak lalu seolah menjadi tiada, karena yang ditanya tetamu adalah dodol, bukan emak. Tetapi, Emak tak pernah tersinggung jika ada yang mengamsalkan seperti itu. Emak hanya tersenyum. Kemudian emak akan segera mengeluarkan dodol yang sudah diiris dalam beberapa piring untuk dijamu di meja. Jika ada tamu yang meminta untuk dibawa pulang, emak akan senang membungkuskannya. Emak tak khawatir kehabisan karena emak selalu bikin banyak: tak kurang 6 kilogram. Dodol sudah menjadi panganan favorit di rumahku setiap Idul Fitri. Karena dodol pula, tamu yang bersilaturahim ke rumah emak tak habis-habis hingga malam hari. Emak senang-senang saja. Tak tampak di wajahnya rasa letih disibukkan oleh tamu-tamunya. Begitulah, hidup di perantauan boleh dibilang aku tak pernah mendapatkan dodol selezat buatan emak. Aku pernah membeli dodol yang katanya buatan Garut di perjalanan, tapi rasanya jauh dari kelezatan dodol emak. Itulah kenapa, dodol emaklah seakan yang menggiurkan aku untuk selalu mudik tiap lebaran. Aku selalu berharap (bermohon?) agar emak dipanjang umur oleh Tuhan, sehingga mudik tiap Idul Fitri menjadi penting bagi keluargaku. Entah bagaimana jika suatu kelak—dan ini pasti—emak sudah tiada, apakah tradisi membuat dodol masih ada di rumah emak? Siapa pula anak-anak emak yang mewarisi keahlian membuat dodol selezat bikinan emak? Rasa-rasanya tak ada. Anak-anak emak pasti berasalan membuang-buang tenaga saja.Seluruh tetangga yang pernah bersilaturahmi ke rumah emak pada Idul Fitri, rasa yang sama akan terucap dari bibirnya: “O, betapa lezatnya dodol emak!” Lalu, setiap mendengar pujian emak hanya tersenyum. Sederhana. Lugu…(Sepertinya emak tak membutuhkan pujian dari para tamu, soal dodol buatannya yang tiada tanding di kampung kami. Emak menganggap biasa-biasa saja, karena sudah biasa membikin dodol—konon sejak remaja. Paling utama emak merasa malu kalau dipuji. Emak selalu bilang, pujian dari Allah itulah yang paling ia harapkan. Dan, pujian dari manusia acap basa-basi. Emak benar…)* * *SUDAH dua tahun lalu emak meninggal. Sejak itu tiada lagi tradisi menyajikan dodol setiap Idul Fitri. Dan, semenjak itu pula rumah kami selalu sepi pada hari itu. Para tetangga hanya berkunjung untuk berjabat tangan dan mengucap salam diiingi “mohon maaf lahir batin”, lalu permisi dengan alasan: “Masih banyak yang belum didatangi…”Ayah maklum. Ia akan terkantuk-kantuk di kursi malasnya, kemudian cepat istirahat. Ayah memang sudah uzur jadi sulit diajak berkomunikasi. Selain itu tak ada panganan khas bernama dodol yang sangat disukai orang, sehingga rumah kami seperti tak lagi memiliki magnet untuk dikunjungi. Lalu, kenapa aku tetap mudik, bahkan pada saat Idul Fitri tahun ini—setelah dua tahun emak dikuburkan? Bukan karena agar aku dibilang ada atau merindukan dodol emak, disebabkan aku hendak berziarah ke makam emak. Setiap di depan makam emak, aku seakan tengah mengunyah dodol bikinan emak yang lezat, manis, dan gurih. Kenikmatan yang tiada pernah ada tandingannya....“Emak, kenapa dulu aku tak diajari membikin dodol selezat buatanmu? Padahal, keluargaku kini amat menyukai dodol…” aku mengadu. Senja akhir Ramadhan sekejap lagi terkulai. Pemakaman mulai sepi…“Bukan semata dodolmu aku mudik sekarang dan seterusnya. Melainkan aku percaya bahwa setiap aku mudik, aku akan selalu mendapatkan kekuatan untuk bertahan hidup di perantauan,” aku menambahkan.“Sebab tangan emak amat panjang hingga merengkuh kami di kota….” Istriku berujar.“Nenek tetaplah lampu bagi perjalanan kami,” Nisa, putriku yang kini berusia 15 tahun menimpali..“Ya, dodol hanyalah alat mempererat silaturahim. Jadi, jangan karena tak ada dodol kalian enggan mudik. Toh masih ada aku dan keluarga kalian lainnya,” sambung ayah seraya menaburkan kembang di pemakaman emak.AKU tetap menjadikan mudik sebagai ritual wajib setiap menjelang Idul Fitri. Walaupun kini tanpa dodol. Bukankah dengan berkunjung ke makam emak, aku dan keluargaku seperti sudah lebih merasakan nikmatnya dodol?Entah, mungkin sampai Tempat Pemakaman Umum (TPU)—tempat emak di makamkan, digusur pemerintah karena alasan pembangunan kota. Pada saat itulah aku berpikir dua kali untuk mudik.



CERPEN 2 :

PERI

Angin dingin berdesir menyusupi sendi-sendi. Joko menarik selimutnya hingga menutupi sekujur tubuhnya. Tetapi dingin masih terasa. Ia menggeliat, mengubah posisi tidur. Ia bergelung persis udang.Joko mulai terbang ke bulan, ingin menikmati mimpi. Di saat itu pula, Ayuni, istrinya menepuk pundaknya.“Mas,” panggil Ayuni.Joko menggeliat . Tapi, rasa dingin mengajaknya berusaha cuek.Ayuni bangun, lalu mengguncang-guncang tubuh Joko. Dengan menahan kesal, Joko membuka selimut yang menutupi kepalanya. “Ada apa lagi, Yun?” tanya Joko berusaha lembut.“Aku ingin boneka peri.” Ucap Ayuni pasti, tiba-tiba.Joko tersentak bangun. “Boneka peri?”Ayuni mengangguk-angguk dengan wajah merajuk. “Iya, Mas. Boneka peri yang bisa main mata.”Joko menggaruk-garuk kepalanya. “Apa enggak salah, Yun.”Sebagai jawaban, Ayuni memunggunginya dengan wajah cemberut.Joko merenung. Dari sekian banyak permintaan Ayuni, kali ini benar-benar sulit. Bahkan tergolong aneh. Sejak ngidam, Ayuni tidak pernah minta macam-macam. Semuanya masih dapat dijangkaunya. Dan tentu saja, bisa diterima logika. Jam sepuluh malam ia minta dibelikan nasi goring. Tengah malam ia minta makan sate Padang. Di terik matahari, ia ingin makan rujak. Semuanya itu disiapkan Joko meski dengan susah payah. Berjuang demi jabang bayi.Tapi, minta boneka peri?“Mintanya kok aneh, sih?” tanya Joko.“Aneh bagaimana?”“Ya, aneh. Kamu, kan, bukan anak-anak. Maksudku, boneka cuma mainan anak-anak.”“Yang minta, kan, yang di dalam ini,” ucap Ayu seraya mengusap perutnya yang mulai terlihat membuncit. Hamil cantik.Joko tambah bingung. Ia belum memahami arti permintaan Ayuni kali ini.“Bisa kan Mas?” tanya Ayuni setengah mendesak. Ditatapnya Joko minta kepastian. “Bisa apanya?” jawab Joko sekenanya.“Ya, beliin boneka peri.”Joko menghempas napas panjang.“Nah, Mas enggak serius, nih.”“Masih subuh. Nanti siang saja. Coba Mas cari di pasar.”Ayuni kembali merajuk.“Udara di luar sangat dingin, Yun.” Joko mengingatkan.Ayuni mengusap pipi Joko. “Maksudku juga bukan sekarang, Mas. Tetapi, Mas harus janji mendapatkan boneka peri itu.”Joko terdiam, menatap Ayuni.“Sungguh ya, Mas?”Joko angkat bahu, rada cuek, “Kalau enggak dapat?”Ayuni cemberut kembali, “Jangan sebut aku istrimu,” ujarnya sengau.Joko terkesima. Matanya terbelalak dengan mulut ternganga. Ia tidak percaya dengan keputusan itu. Ayuni korbankan hubungan cinta yang telah mereka bina sekian tahun cuma gara-gara boneka? Ini sungguh keterlaluan! Rumah tangga, kok, dipertaruhkan hanya untuk mendapatkan sebuah boneka. Boneka peri, apa, sih, istimewanya? Toh, sama dengan boneka-boneka lainnya di dunia ini. Hasil kerajinan tangan. Dibuat dari bahan perca kain dan benang.Edan! Permasalahan ini harus diluruskan. Ayuni patut memahami hal yang sebenarnya. Agar ia upayakan tidak meminta yang aneh-aneh. Sebab, biasanya permintaan yang tak bisa terpenuhi akan membawa akibat tidak baik bagi janin yang dikandungnya. Itu artinya bukan kebahagiaan yang mereka peroleh, melainkan tragedi. Sama saja mengail persoalan baru atas rumah tangga mereka.Joko menatap pada Ayuni. Ternyata Ayuni sudah merebahkan tubuh. Kembali memunggungi Joko.Ngidam. Mengapa harus serumit ini, Tuhan? Joko mengusap-usap wajahnya. Keinginannya untuk tidur jadi hilang. Rasa kantuknya terbang. Dengan lesu ia menarik tubuhnya bersandar ke sandaran tempat tidur. Ia tengadah. Angin berdesir lebih kencang membuat daun-daun pepohonan yang diluar bergoyang. Dan terasa menerobos kamar, menyusupi dinding hati Joko. Joko makin menggigil. Perasaannya makin dingin. Sudah beberapa bulan ini langit begitu rajin menurunkan jarum-jarum hujan. Tidak peduli pagi, siang, atau sore. Kapan ingin, hujan pun turun. Sehingga comberan, parit, dan sungai tidak mampu lagi menampung debit air yang begitu besar. Di beberapa tempat, air meluap menggenangi rumah-rumah penduduk. Di media massa, berita kebanjiran tak kalah heboh dengan berita politik.* * *Demi jabang bayi dan membuktikan besar cintanya pada Ayuni, Joko rela menyusuri kota mencari boneka peri. Di celah kesibukan kerja, ia sempatkan ke pasar. Setiap ada waktu luang, Joko bergegas ke supermarket. Dari sejumlah pasar yang dikunjunginya, tak ada yang menjual boneka peri. Ah! Boneka itu teramat langka. Bahkan, Joko merasa menemukan boneka itu sama sulitnya dengan menjumpai peri.Berminggu-minggu sudah terlewati. Joko mulai putus asa. Sementara Ayuni terus mendesaknya.“Sudah ketemu, Mas?”“Belum Yun. Sudah Mas cari ke mana-mana.”“Enggak mungkin. Mas pasti bohong.”“Sumpah, Yuni! Mas enggak bohong. Mas sudah berusaha.”“Sudah Mas cari ke supermarket?”“Jangankan ke supermarket, pabrik boneka sudah Mas datangi. Tetap enggak ada, Yun.”Ayuni sangat kecewa. Ia duduk dengan wajah tertunduk. Ia menahan tangis. Joko jadi serba salah.“Kalau belum percaya, biar Mas ceritain . Ketika Mas cari di pabrik, mereka malah berterima kasih pada kita karena telah memberi ide bagus. Menurut mereka, itu masukan teramat mahal pada perusahaan agar segera mengeluarkan produk boneka peri. Selama ini, kata mereka, boneka peri belum pernah terpikirkan. Sebagai ucapan terima kasih, mereka memberi lima boneka panda. Tapi, Mas tolak. Sebab yang kamu inginkan cuma boneka peri.”“Aku enggak mau boneka panda.”“Sudah kuduga,” kata Joko letih.Ayuni mulai menangis terisak-isak. Dibekapnya mulutnya dengan kedua tangannya. Joko menghampirinya. Merangkul dari belakang dan mengecup rambutnya dengan lembut. “Bagaimana dengan boneka lain, Yun? Misalnya boneka Barbie.”Ayuni menggeleng keras-keras. Joko mengusap-usap punggung Ayuni, berusaha menyabarkan. Tangis Ayuni makin kuat. Akibatnya, Joko makin bingung. Bahkan, ia jongkok di depan Ayuni. “Begini saja, Yun. Mas ngusulin biar kamu tenang dan enggak menjadi masalah bagi calon bayi kita, kamu ganti permintaan lain.” Joko berusaha membujuk. Suaranya memohon. Ayuni tetap menggeleng.“Maksud Mas, kamu bisa minta mobil. Pasti Mas berusaha membelikannya. Agar…”Belum selesai Joko bicara, Ayuni memotongnya, “Tidak tidak.” Dengan bersimbah air mata, Ayuni bangkit berdiri. “Pokoknya aku ingin boneka peri. Titik.”Joko mencoba merangkulnya. “Aduh…jangan keras begitu, dong Yun. Eling. Kasihan calon bayi kita.”“Malah aku berkeras, ya, demi untuk keselamatan kami berdua,” tegas Ayuni di antara isak tangisnya.“Maksudnya?”“Jika dalam dua minggu ini boneka peri itu enggak dapat, aku dan anakku ini akan mati!”“Ya Tuhan…” seru Joko bagai tersengat listrik. Suaranya parau. “Yun. Kamu enggak kasihan sama Mas?”Ayuni sudah melangkah tertatih-tatih ke kamar. Udara dingin terasa panas di dalam rumah itu. Terutama di dalam kepala Joko.* * *Boneka peri itu belum juga di tangan Joko. Ia makin khawatir. Limit waktu yang ditetapkan Ayuni sudah persis telur di ujung tanduk. Apa dayanya kini. Ya Tuhan, apa yang bakal terjadi? Pikiran Joko berkelebatan bayangan-bayangan buruk tentang istri dan anaknya. Sebab, tiga hari lalu, Ayuni masuk rumah sakit. Tiba-tiba saja Ayuni limbung dan terjatuh di ruang tamu. Untung saja, saat itu Joko berada di dekatnya dan segera menyambarnya.“Istri Anda terlalu banyak pikiran. Itu tidak baik terhadap kesehatannya, terutama bagi bayi yang dikandungnya. Sebagai suami, sebaiknya Anda sering menghiburnya, memberinya ketenangan,” demikian nasihat dokter. Joko hanya bisa mengangguk-angguk. Pikirannya melayang pada boneka peri, permintaan istrinya yang hingga kini belum bisa diberikannya. Melihat kondisi istrinya yang terbaring lemah dengan wajah pucat, Joko makin merasa bersalah. Ia bertekad mendapatkan boneka peri.Atas saran tetangganya, Joko menyewa pembuat boneka yang khusus mengerjakan boneka peri. Meski biayanya mahal, Joko rela. “Membuat boneka peri teramat rumit, Pak. Paling cepat seminggu,” jelas Pembuat Boneka.Joko gusar. “Tidak bisa lebih cepat?”Pembuat Boneka berpikir. Cukup lama. Joko memperhatikannya dengan tak sabar.“Bisa juga, Pak. Tetapi biayanya lebih mahal. Sebab saya harus menyewa mesin lebih canggih dan menambah dua orang utnuk membantu saya. Mereka bertugas menjalankan mesin itu,” papar Pembuat Boneka.Joko setuju saja. Ia membayar sejumlah biaya yang diminta Pembuat Boneka. “Boneka peri itu selesai tiga hari, Pak.”“Harus selesai besuk. Kalau tidak, kamu akan saya ajukan ke pengadilan,” ancam Joko. “Ini menyangkut keselamatan nyawa istri dan anakku.”* * *Joko menjenguk istrinya di rumah sakit. Bersama cerah surya, Joko masuk. “Selamat pagi, Yun,” sapanya mesra.Joko terpana. Baru ia perhatikan bahwa pagi ini Ayuni tersenyum manis. Tidak seperti biasanya. Meski masih agak kurus, tetapi kulitnya tidak lagi pucat. Padahal hari ini limit akhir yang diberikan Ayuni tentang boneka peri.Joko bersyukur. Meski di lubuk hatinya bergulung ombak pertanyaan yang tidak ia mengerti. Istrinya tiba-tiba terlihat sehat. Ada apa sebenarnya?“Selamat pagi, Mas. Ayuni menyambut dengan ceria.“Yun, lihat apa yang saya bawa. Surprise!” teriak Joko seraya menunjukkan boneka peri yang sedari tadi disembunyikan di punggungnya. Penuh kegembiraan.Melihat boneka peri itu, senyum Ayuni mengecil. Malah terkesan sedih, bagai suluh kehabisan minyak. Ayuni menerimanya dengan lesu. Ini sangat jauh dengan bayangan Joko bahwa Ayuni akan menyambutnya dengan penuh cinta begitu melihat boneka peri. Ayuni berteriak, melompat, memeluk dan menciumnya sepenuh rasa. “Maafkan aku, Mas. Aku khilaf telah membuat Mas susah gara-gara boneka peri ini,” lirih suara Ayuni. Jarinya mempermainkan boneka peri. Joko teramat heran, menatap Ayuni lekat-lekat. Ayuni meraih tangan suaminya. “Tadi malam aku bermimpi ketemu Peri. Dia menegurku karena meragukan cinta Mas,” aku Ayuni seraya mengecup tangan Joko. “Nasihat Peri, boneka peri atau apapun bukan untuk pembuktian cinta. Sebab cinta ada di hati bukan materi.:“Artinya boneka peri ini…” ujar Joko dengan suara serak.“Enggak kubutuhkan lagi, Mas. Sebenarnya, boneka itu kuminta karena aku takut kehilanganmu. Aku takut Mas berpaling di masa kehamilanku. Habis, aku jadi jelek. Badanku gembrot dan perutku buncit,” lirih Ayuni. Ia mulai menangis. “Aku sangat mencintaimu, Mas…”Joko membatu, tak tahu lagi harus bagaimana

Princess



1.Princess Cinderella







Tentu saja kamu- kamu pasti udah kenal sama Cinderella kan?Ya.. putri ini terkenal akibat sepatu kacanya tu.... dan ceritanya pun berisi tentang gadis miskin yang berubah jadi istri pangeran.







2.Princess Aurora







Mungkin ada yang belum kenal sama aurora kan? Aurora tu nama putri tidur yang udah terkenal tu....yang mendapat sihir dari nenek sihir dan diselamatkan oleh pangeran.







3.Princess Snow White







Snow White artinya putri salju.Putri ini dulunya sangat disukai karena ceritanya yang seru yang di selamatkan oleh tujuh kurcaci.







4.Princess Belle







Belle adalah sosok gadis desa yang menjadi istri pangeran yang sebelumnya di sihir menjadi si buruk rupa.Berkat bantuan Belle ( si cantik ) akhirnya mantra sihir terlepas atas pangeran itu.







5.Princess Ariel







Kalau ariel pasti semuanya udah kenal kan ?Si putri duyung ini menemukan cinta sejatinya dan berubah menjadi manusia.







6.Princess Jasmine



Princess Jasmine adalah sosok yang dijumpai di film Aladin dimana ia berhasil menemukan kebebasan dan cinta sejatinya.

Barbie


1.Barbie Thumbelina









Barbie Thumbelina merupakan film barbie yang terhitung baru.Film ini bercerita tentang seorang gadis bertubuh mungil yang mengalami petualangan yang mengesankan.Satu hal yang cukup terkenal Thumbelina tidur di kelopak bunga yang berwarna merah and lucunya ia menganggap kalau rumah boneka adalah





2.Barbie A Christmas Carol












Barbie A Christmas Carol adalah film barbie yang mengangkat suasana natal yang sangat indah dan penuh dengan pernak pernik natal seperti pohon natal dan hadiah- hadiah natal lainnya.Namun bagi barbie natalnya sepertinya tidak sebegitu indah karena ada orang yang bermaksud jahat padanya.Uuuuu..kasihan ya...





3.Barbie The Diamond Castle













Barbie The Diamond Castle adalah film barbie yang banyak lagu- lagunya.Dalam film ini bercerita tentang kisah persahabatan antara Liana dan Alexa yang sama- sama suka menyanyi. Mereka bepetualang untuk menyelamatkan teman mereka yang bernama Melodi yang di sihir oleh penyihir jahat ke dalam sebuah kaca hias dan tidak bisa keluar untuk selamanya.Oleh karena itu Liana dan Alexa pergi ke Puri Intan ( kalo bahasa inggrisnya sih Diamond Castle kayak judulnya ) untuk menyelamatkan Melodi dan mengalahkan sihir dari penyihir jahat dengan cara mengambil kristal/ intan dari puri tersebut.Truzz gimana ceritanya ? makanya beli filmnya dong ! ^-^


4.Barbie Mariposa


















Sebenarnya barbie mariposa adalah peri kupu- kupu. Alkisah banyak sekali makhluk jahat yang suka makan peri kupu- kupu pada malam hari ( makhluk ini takut cahaya ) dan setiap malam di wilayah peri kupu- kupu pasti ada korbannya.Oleh karena itu muncullah peri Bella yang menerangi seluruh wilayah peri kupu- kupu dengan kekuatan dasyat, sehingga seluruh wilayah di sana menjadi terang dan makluk itu pun tidak dapat datang.Atas jasanya itu maka peri bella dijadikan dan dinobatkan sebagai ratu. Tapi suatu hari ratu bella keracunan dan membuat seluruh wilayah peri kupu- kupu menjadi gelap.Oleh karena itu Mariposa lah yang ditunjuk untuk mencari penawarnya dan ditemani oleh ke 2 temannya ia pergi mencari obat penawar untuk ratu ke wilayah makhluk pemakan peri kupu- kupu.Ihhhh.......serem ya.......!!Singkat cerita mariposa berhasil lolos dan membawakan obat penawar itu untuk ratu dan atas keberanian Mariposa maka ia dihadiahkan sebuah sayap pink yang indah dan mahkota kupu- kupu atas keberaniannya.



5. Barbie As The Island Princess



Bermula dari Rosella ( dimainkan oleh Barbie ) yang menjalin persahabatan yang erat dengan binatang- binatang.Di film ini banyak sekali binatang- binatang yang lucu- lucu kayak anak gajah dan sebagainya.









6.Barbie Swan Lake











Dari judulnya udah ketahuan pasti ini tentang danau angsa.Diceritakan bahwa Odette ( di mainkan oleh Barbie ) yang di sihir menjadi angsa oleh penyihir jahat dan ditunjuk sebagai penyelamat kerajaan peri.Singkatnya Barbie berhasil menyelamatkan kerajaan peri dan mengalahkan sihir penyihir jahat dengan kekuatan cinta...Weisss romantis nye...





7.Barbie in the Nutracker




Film ini berawal dari Clara ( di mainkan oleh Barbie ) yang mendapatkan hadiah natal dari tantenya berupa sebuah boneka Nutracker yang ternyata bisa membesar, bisa ngomong, and bisa bergerak kayak manusia.Ooowwww ternyata boneka nutracker itu dulu adalah pangeran manusia yang di sihir manjadi boneka.Atas bantuan barbie maka mereka berdua mencoba mencari putri sugerblang yang merupakan putri dalam legenda yang mampu mematahkan sihir terhadap pangeran itu.Truzzz, tahu gak siapa putri sugerblang itu? Jawabannya adalah Barbie sendiri.









8.Barbie Rapunzel

Rapunzel yang berumur 5 tahun di culik oleh penyihir atas dasar dendam terhadap ayahnya yang telah menolak cintanya.Rapunzel di kurung dalam menara yang sangat tinggi dan tidak di berikan udara kebebasan sehingga setiap hari yang ia lakukan hanya melayani penyihir saja.Tahun demi tahun Rapunzel telah tumbuh dewasa dan memiliki rambut yang sangat............ sangat................sangat.............panjang sekali.Singkat cerita Rapunzel dapat membalikkan keadaan dan menyebabkan kekuatan penyihir mengenai dirinya sendiri berkat kekuatan cinta Rapunzel dan pangeran serta berkat kuas ajaib yang membuat apa yang di gambar menjadi nyata.



9.Barbie Magic of Pegasus








Berisi tentang petualangan putri Annika ( di mainkan oleh Barbie ) dan pangaeran Ken dalam mengalahkan mantra yang telah menyihir semua orang menjadi batu dan membuat kakak Annika menjadi pegasus.





10.Barbie Magic of Rainbow








Berisi petualangan mengesankan antara Barbie dan teman- temannya. Film ini juga menampilkan pelangi sebagai lambang filmnya.Akhir ceritannya berlangsung dan diakhiri dengan petualangan yang spektacular.





11.Barbie Mermaidia





Barbie mermaidia merupakan perkembangan lebih lanjut dari Barbie Fairytopia dimana Elina ( di mainkan oleh Barbie ) berusaha menyelamatkan pangeran duyung yang bernama Nallu ditemani oleh teman duyungnya yang bernama Nori.Film ini mengajarkan pesan moral tentang arti pengorbanan untuk seorang teman dan kebaikan akan selalu mengalahkan kejahatan.






12.Barbie Fairytopia








Apa jadinya jika seorang peri tidak memiliki sayap ?tentu ia akan di ejek dong ! Sama halnya dengan Elina peri tak bersayap yang akhirnya memperoleh sayap atas usahanya yang giat dan kesetiaanya.




13.Barbie The Princess and The Pauper







Oh..........ini dia my favorite.Merupakan film barbie yang dalam filmnya menampilkan 7 lagu. Film ini berisi tentang perjalanan si putri ( Enelis) dan si pengemis ( Erika ) yang berwajah mirip dan akhirnya memperoleh arti sahabat sejati.





14.Barbie 12 Dancing Princess



Ballet............itu adalah hobby dari 12 putri raja yang cantik- cantik. Salah satunya adalah Genevieve ( dimainkan oleh Barbie ), para putri menemukan lokasi keajaibam yang membuat mimpi mereka menjadi nyata dan dapat menari ballet sepuasnya tanpa di batasi oleh tante mereka yang jahat.








15.Barbie Diaries









Berisi kisah perjuangan Barbie untuk membentuk band yang sukses sekaligus bentuk realita kehidupan yang tercantum dalam buk diarynya.




16.Barbie My Scene Goes Hollywood




Barbie, Madison, Chelsea, Nolle dan Delancey mengikuti audisi untuk bemain film, tapi yang terpilih hanya Madison yang membuat ia sombong dan melupakan persahabatan. Lalu bagaimana cara Barbie dan kawan- kawannya untuk menyadarkan Madison? Makanya beli filmnya dong he.he..he...

1 komentar:

vallenia ventia ruslie on 16 September 2009 19.49 mengatakan...

WOW KRENZZZZZZZZ ABIZ LI.
barbie the princess and the pauper kan gak kren2 amt, mci mending Barbie 12 Dancing Princess.
ha. . ha . .ha
kdinx

Poskan Komentar

 

barbie Copyright © 2009 Flower Garden is Designed by Ipietoon for Tadpole's Notez Flower Image by Dapino | Distributed by Deluxe Templates